Hiks.. pas kemaren nonton tv, kayaknya lagi marak banget ngeberitain bakteri enterobacter sakazakii yang katanya terdapat di beberapa merek susu formula bayi yang beredar di pasaran dewasa ini.
Waaa.. rasanya lagi-lagi kayak ditampar. Mengingat dari umur 1-7 hari Shaina masih minum susu formula lantaran mama dan yang lain panik melihat Shaina kelaparan, mama jadi ngerasa bersalaaahh
“Harusnya mama berjuang lebih keras untuk memberikan full ASI ke Shaina dari awal Shaina memasukkan cairan ke dalam tubuhnya, bukan susu formula,” lirih aku dalam hati. Tapi apa boleh buat, semua udah jadi bubur. Yang penting, memang, tak ada kata telat untuk kembali memberikan ASI secara full ke Shaina, walaupun 7 hari pertama hidupnya Shaina pernah minum susu formula.
Yang bikin lebih deg-degan lagi, pihak IPB yang nemuin hal ini enggan ngomong susu formula apa yang tercemar bakteri yang konon bila dikonsumsi secara terus menerus dapat menimbulkan radang otak, diare, kolik, hingga rusaknya fungsi pencernaan itu. Waaa.. kira-kira susu formula yang kemaren Shaina minum (Nutrilon Royal) mengandung bakteri itu ngga ya?
Maafin mama ya Shaina sayang, untuk ngasih minum kamu susu formula saat awal-awal kehidupan kamu.. Moga-moga bakteri Enterobacter Sakazakii tak mampu melukai kamu yang kini sudah mati-matian mama tutup dengan ASI. Amiinn..
Popularity: 2%
Tags:


Iya aku juga dengar tentang berita itu. Benar2 kesal rasanya kok bisa2nya susu untuk bayi yang jelas2 seharusnya aman kok ada bakterinya. Btw foto baby Shaina ditambah dong, permintaan penggemar