<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Baby Shaina Stories &#187; Seputar ASI</title>
	<atom:link href="http://baby.nirwannisa.com/category/seputar-asi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://baby.nirwannisa.com</link>
	<description>Stories of entering a new phase in life, being parent</description>
	<lastBuildDate>Wed, 21 Jul 2010 10:40:58 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Happy 2 Years Old, Dear Shaina</title>
		<link>http://baby.nirwannisa.com/2010/02/happy-2-years-old-dear-shaina/</link>
		<comments>http://baby.nirwannisa.com/2010/02/happy-2-years-old-dear-shaina/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Feb 2010 16:23:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cicha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Baby Shaina]]></category>
		<category><![CDATA[Catatan]]></category>
		<category><![CDATA[Seputar ASI]]></category>
		<category><![CDATA[special events]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://baby.nirwannisa.com/?p=832</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah, hari ini 2 tahun yang lalu, Shaina lahir.

Artinya, hari ini anak mama umurnya udah 2 tahun. Sudah besar. Sudah pintar membeo.. Selalu menyenangkan lah pokoknya.
2 tahun artinya Shaina sudah mulai dikonsentrasikan untuk lebih banyak bersosialisasi seperti sekolah bermain, nanti, mama baru mulai mau cari tempat sosialisasi yang affordable tapi tetap mendidik.
2 tahun artinya mama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah, hari ini 2 tahun yang lalu, <a href="http://baby.nirwannisa.com/2008/02/the-day-shaina-born/">Shaina lahir</a>.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-834 aligncenter" title="Shaina 2 years old" src="http://baby.nirwannisa.com/wp-content/uploads/2010/02/Shaina2THN.jpg" alt="Shaina 2 years old" width="250" height="265" /></p>
<p>Artinya, hari ini anak mama umurnya udah 2 tahun. Sudah besar. Sudah pintar membeo.. Selalu menyenangkan lah pokoknya.</p>
<p>2 tahun artinya Shaina sudah mulai dikonsentrasikan untuk lebih banyak bersosialisasi seperti sekolah bermain, nanti, mama baru mulai mau cari tempat sosialisasi yang affordable tapi tetap mendidik.</p>
<p>2 tahun artinya mama sudah mulai konsentrasi stop ASI. Sudah seminggu ini mama mompa asi 2-3 hari sekali, walau tetap saat mompa hasilnya masih diatas 100ml. Tak apalah, pelan-pelan pasti ASI ini menipis sampai habis..</p>
<p>Bangga dan haru luar biasa, mama bisa konsisten ngasih ASI Shaina sampe 2 tahun lamanya. Walau 1 tahun penuh mama hanya full mompa karena <a href="http://baby.nirwannisa.com/2008/11/shaina-mau-nyapih-mama-nak/">Shaina menyapih diri</a>, tapi apapun, anak mama masih terus konsumsi ASI seperti niat mama dari awal melahirkan Shaina, ASI hinggal 2 tahun. Ke-konsisten-an dan kedisiplinan mama lah yang memberikan hasil memuaskan ini. Alhamdulillah.</p>
<p>Apakabarnya Shaina?<br />
Baik, alhamdulillah sehat. Akhir bulan lalu sempat batpil parah, demam, lemas, lunglai. Akhirnya minum obat dari dokter dan inhalasi, di hari ke-6 hari Shaina sudah kembali seperti sediakala <img src='http://baby.nirwannisa.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Shaina makin pinter bicara. Sudah mulai 3 kata, walau belum sering. Bicara sehari-harinya baru 2 kata sekarang <img src='http://baby.nirwannisa.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Happy birthday sayangku, anakku Shaina. Semoga seperti arti dari namamu, kamu selalu diselimuti kebahagiaan di hari-harimu kelak. Amin.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-835 aligncenter" title="sepeda pertama Shaina" src="http://baby.nirwannisa.com/wp-content/uploads/2010/02/sepedaShai.jpg" alt="sepeda pertama Shaina" width="270" height="356" /></p>
<p style="text-align: center;"><em>Shaina dan sepeda pertamanya, hadiah dari uyut</em> <img src='http://baby.nirwannisa.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  <em><br />
Dasar anak perempuan, ketemu kaca, pasti centil begini..</em></p>
<img src="http://baby.nirwannisa.com/?ak_action=api_record_view&id=832&type=feed" alt="" /><div style='display:none' id="post-refEl-832"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://baby.nirwannisa.com/2010/02/happy-2-years-old-dear-shaina/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>23 bulan, MMR Simultan</title>
		<link>http://baby.nirwannisa.com/2010/01/23-bulan-mmr-simultan/</link>
		<comments>http://baby.nirwannisa.com/2010/01/23-bulan-mmr-simultan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Jan 2010 17:03:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cicha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Baby Shaina]]></category>
		<category><![CDATA[Catatan]]></category>
		<category><![CDATA[Seputar ASI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://baby.nirwannisa.com/?p=808</guid>
		<description><![CDATA[Walau postingnya telat 4 hari, gapapa ya. Soalnya ceritanya dan catatannya macam-macam nih  
Shaina sudah 23 bulan. Which means, bulan depan sudah 2 tahun!! Yang juga artinya, mama sudah bersiap untuk berhenti mompa ASI.
Okay, now let&#8217;s talk about Shaina.
She&#8217;s still adorable and super sweet. Baiklah pokoknya. Tidak rewel, tidak neko-neko, penurut dan manis. Walau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Walau postingnya telat 4 hari, gapapa ya. Soalnya ceritanya dan catatannya macam-macam nih <img src='http://baby.nirwannisa.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Shaina sudah 23 bulan. Which means, bulan depan sudah 2 tahun!! Yang juga artinya, mama sudah bersiap untuk berhenti mompa ASI.</p>
<p>Okay, now let&#8217;s talk about Shaina.</p>
<p>She&#8217;s still adorable and super sweet. Baiklah pokoknya. Tidak rewel, tidak neko-neko, penurut dan manis. Walau memang adalah saat-saat dia capek atau ngantuk terus jadi sedikit agak &#8220;rusuh&#8221;. Tapi selebihnya, kita orangtuanya kadang suka rasa kasian ngeliat dia yg kadang terlampau penurut.. <img src='http://baby.nirwannisa.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>Hobi barunya? </strong>Menulis.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-810 aligncenter" title="TULIS" src="http://baby.nirwannisa.com/wp-content/uploads/2010/01/TULIS.jpg" alt="TULIS" width="425" height="228" /></p>
<p>Lihat ballpoint dia langsung request &#8220;tuwis, tuwis&#8221; (baca: tulis). Megang ballpoint nya juga juara banget. Kayak anak gede. Gak dirumah, gak dimanapun, kalau bisa dia minta pensil / ballpoint dan kertas untuk tuwis-tuwis <img src='http://baby.nirwannisa.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Hobi lain tetap jogedan, dance &amp; jump-jump <img src='http://baby.nirwannisa.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>Bicaranya? <span id="more-808"></span></strong>Mulai jadi beo, walau dengan baby pronounce.</p>
<p>Memang bicaranya shaina belum jelas banget. Hanya mama dan papa dan orang terdekat aja yg ngerti. Ngomong sudah 2 kata. Belum 3 kata.</p>
<p><strong>Segi akademik?</strong><br />
- Sudah kenal huruf S, H, A, Y, N.<br />
- Sangat kenal warna kuning, pink, hijau.<br />
- Sudah kenal nyaris semua binatang. Kecuali yg kecil2 seperti semut, nyamuk, serangga, belum kenal <img src='http://baby.nirwannisa.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>Emosi?</strong><br />
Mulai pinter nunjukkin emosi. Marah kalau dilarang (walau gampang dirayu atau dikasihtau), meluk atau nyium kalau dia lagi sayang mama-papanya. Tiba-tiba dateng, manggil kita dan berkali-kali kecupan mendarat di pipi, dagu, idung, bibir kita. Ah so sweet lah..</p>
<p><strong>Kesehatan?</strong><br />
BB 12kg (menurut timbangan digital di KMC). Tapi kalau ditimbangan jarum, ada di angka 12,5kg.<br />
Shaina sedang dalam keadaan fit banget. On top of her vitality. Sehat, kuat, ga ada sakit-sakitan, ga kenal demam, batpil atau apapun selama sebulan ini. Walaupun ada saatnya kita bawa-bawa dia kesana kemari sampe malem, tapi syukurnya anaknya kuat-kuat aja, paling sesekali pupnya agak sering, cuma itu aja. Semoga terus begini di bulan-bulan kedepan ya Allah, amin (kalo boleh minus bagian pup yg sering).</p>
<p><strong>Akhirnya imunisasi MMR Simultan</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><img class="size-full wp-image-811 aligncenter" title="MMR" src="http://baby.nirwannisa.com/wp-content/uploads/2010/01/MMR.jpg" alt="MMR" width="420" height="371" /></strong></p>
<p>Karena kondisinya lagi super fit, mama kejar supaya sebelum 2 tahun Shaina udah lengkap semua imunisasinya. Shaina akhirnya sudah MMR, Varicella dan Hepatitis A di umurnya yang ke 23bulan. Tadinya mama agak ragu-ragu mau MMR, tapi karena memang niat mama mau simultan Varicella dan Hepatitis A (tidak ada niatan MMR saat itu), mama langsung pengen ketemu sama Bunda Wati atau Dr. Purnamawati S. Pujiarto, SpAK, Mmped, bos besarnya <a href="groups.yahoo.com/groups/sehat">Milis sehat</a> dan <a href="http://sehat.web.id/" target="_blank">Sehat Web</a> di KMC <img src='http://baby.nirwannisa.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kalau udah ketemu jagoannya gini, akhirnya mama jadi mantep mau MMR Shaina. Dan selain hati mama jadi mantep, kali ini sekali dateng langsung njus 3x. Di kaki kanan, kaki kiri dan di tangan kiri. Bismillah, sehat selalu <img src='http://baby.nirwannisa.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kenapa harus kejar Bunda Wati? karena tidak banyak dokter anak yang mau melakukan simultan (menyuntik di tempat yang berbeda dalam waktu yang sama &#8212; cairan vaksin tidak dicampur manual oleh dokter, tapi membiarkan tubuh dan darah si pasien yang menyampurnya sendiri <img src='http://baby.nirwannisa.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  ). Entah alasannya apa, kebanyakan bilang takut terlalu banyak virus mati yang disuntikkan, ada yang &#8220;menakut-nakutkan&#8221; dengan kata-kata seperti &#8220;kalau ada apa-apa saya ngga berani tanggung jawab&#8221;. Padahal diluar negeri sana, AS misalnya, simultan itu biasa banget. Bahkan bisa sampe 5 simultan sekali visit, untuk bayi newborn-3 bulan sekalipun. Mereka malah tidak menyarankan &#8220;2in1 manual&#8221; (dicampur sama dokternya).</p>
<p>Tadinya untuk simultan ini, mama mau coba ke markas sehat, tapi karena markas sehat tutup sampai undecided time, jadi daripada bulak-balik ke dokter buat imunisasi A &#8211; B &#8211; C, mending ketauan ke dokter yang mau simultan aja, dan yang mama tau, dan memang masternya, ya Dokter Wati atau Bunda Wati ini <img src='http://baby.nirwannisa.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Udah cita-cita banget mau ketemu bunda Wati ini. Karena ilmunya memang bikin orangtua pada melek dan lebih rasional menggunakan obat-obatan. Dan memang menyenangkan. To be honest, baru pertama kali ini kita ke dokter anak dan dokternya mengajak main dengan menyanyi barney songs dan selain itu bliau juga showing interest dengan apa yg disenengin si anak. Terlihat beliau memang &#8220;peduli&#8221; dan sayang sama anak-anak <img src='http://baby.nirwannisa.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Love her!</p>
<p><strong>1 bulan jelang stop ASI</strong></p>
<p>Alhamdulillah, sampe Shaina 23 bulan ini dia masih mengkonsumsi ASI. Walau via media a,b dan c, tapi tetap, dia minum ASI <img src='http://baby.nirwannisa.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Beberapa hari jelang Shaina 23 bulan, mama sudah mulai membatasi waktu memompa. Yg tadinya mulai 20 bulan sudah 2x sehari, sekarang jadi 1x sehari saja. Rencananya di umur Shaina 24 bulan mama mau konsentrasi stop ASI. Walau ga mungkin dadakan karena produksi ASI sangat butuh penyesuaian. Oleh karena itu mama memang mulai atur-atur. Jadi pas Shaina 24 bulan, mama akan memompa sesuai &#8220;kebegahan&#8221; rasa kendi ASI. Kalau memang terasa terlalu berat dan begah, maka mama akan pompa. Tapi selama rasa penuhnya tidak terlalu mengganggu akan mama abaikan saja <img src='http://baby.nirwannisa.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  sampai rasa &#8220;begah&#8221; itu hilang sendiri.</p>
<p>Kebetulan produksi ASI mama masih bagus. Sekali pompa 120-140cc untuk ibu yg punya anak 23 bulan masih bagus kan? Jadi mama usahakan memang untuk tidak terlalu kaget berhentinya. Demi kebaikan dan kesehatan kendi ASI mama juga tentunya.. <img src='http://baby.nirwannisa.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Gak nyangka &amp; bangga juga bisa konsisten &#8220;menyusui&#8221; hingga 2 tahun (walo masih kurang sebulan). Alhamdulillah, puas dan nyata hasilnya di si anak.. Asli <img src='http://baby.nirwannisa.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<img src="http://baby.nirwannisa.com/?ak_action=api_record_view&id=808&type=feed" alt="" /><div style='display:none' id="post-refEl-808"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://baby.nirwannisa.com/2010/01/23-bulan-mmr-simultan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>3 bulan jelang Stop ASI</title>
		<link>http://baby.nirwannisa.com/2009/11/3bln-jelang-stop-as/</link>
		<comments>http://baby.nirwannisa.com/2009/11/3bln-jelang-stop-as/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Nov 2009 14:38:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cicha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seputar ASI]]></category>
		<category><![CDATA[ASI]]></category>
		<category><![CDATA[breastfeeding]]></category>
		<category><![CDATA[breastmilk]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://baby.nirwannisa.com/?p=735</guid>
		<description><![CDATA[Udah lama ih ngga sharing soal ASI (Air Susu Ibu). Ah, dipikir2 udah tinggal 3 bulan lebih sedikit lagi perjuangan mama provide ASI bwt Shaina.
Alhamdulillah, mama masih mampu, masih dikasih rejeki buat ngasihin cairan emas ini buat Shaina. Walaupun semakin dekat masa berhenti mompa (bukan menyapih ya, kalau menyapih, anak mama sendiri yang nyapih diri) [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Udah lama ih ngga sharing soal ASI (Air Susu Ibu). Ah, dipikir2 udah tinggal 3 bulan lebih sedikit lagi perjuangan mama provide ASI bwt Shaina.</p>
<p>Alhamdulillah, mama masih mampu, masih dikasih rejeki buat ngasihin cairan emas ini buat Shaina. Walaupun semakin dekat masa berhenti mompa (bukan menyapih ya, kalau menyapih, <a href="http://baby.nirwannisa.com/2008/11/shaina-mau-nyapih-mama-nak/">anak mama sendiri yang nyapih diri</a>) memang makin berkurang pula ketersediaan ASI buat Shaina.</p>
<p>Kalau diliat dari stok ASI, jelas sudah gak mencukupi lagi. Sekarang, setiap hari mama cuma bisa nghasilin 2 botol isi maksimal sekali mompa 150ml, standarnya 110-120ml. Sementara Shaina minum susunya 3-4 botol @160cc setiap hari (dikit yah, untuk anak umur 20-21bulan? <img src='http://baby.nirwannisa.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  )</p>
<p>Jadi? 2 botol itu udah total ditutup sama susu tambahannya, <span id="more-735"></span>dancow nutrigold.</p>
<p>Memang mama agak sedikit sengaja sih. Sekarang mulai Shaina 20 bulan waktu mompa mama cuma 2x. 1 kali pas bangun tidur, 1x sebelom tidur. Tujuan salah satunya biar saat Shaina 2 tahun gak terlalu kaget kendi ASInya. Rencananya, saat Shaina masuk 23 bulan, mama cuma hanya mau mompa 1x sehari dan saat Shaina 24 bulan, mama mau menghabisi produksi ASI dengan mompa 2 hari sekali selama sebulan. Berharap setelah itu ga ada istilah nyeri payudara dan lain sebagainya saat berhenti total memompa <img src='http://baby.nirwannisa.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Alhamdulillah jelang berhenti mompa, seneng bangat udah ketemu susu yang cocok buat Shaina, dan susunya tidak mahal juga. Kesehatan Shaina jg terjaga, walau asupan ASInya makin berkurang. Semoga bisa sehat seterusnya deh..</p>
<p>Okay, kalau diliat dari stok ASI sekarang dan 3 bulan lalu, jelas jauh berbeda. Container penyimpan ASI di lemari es yg cukup untuk 6 botol sering kali bleber keluar.. Penghasilan sehari maksimal masih 400-450ml perhari. Sekarang maksimal 300cc perhari.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-736 aligncenter" title="stok ASIP agustus 2009" src="http://baby.nirwannisa.com/wp-content/uploads/2009/11/ASIagustus.jpg" alt="stok ASIP agustus 2009" width="300" height="225" /></p>
<p>Kalau sekarang ini stok paling banyak hanya 2 botol. Container penyimpan ASI pun mengecil <img src='http://baby.nirwannisa.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-737 aligncenter" title="stok ASIP Shaina 20bln" src="http://baby.nirwannisa.com/wp-content/uploads/2009/11/asioktober.jpg" alt="stok ASIP Shaina 20bln" width="300" height="225" /></p>
<p>Ah, 3 bulan lagi.. Kayaknya mama bakal kangen mompa deh. Kebayang bakalan deg2an kalau Shaina sakit, demam atau batpil sekalipun. Skarang kan masih pede lah, ada ASI sebagai obat alami. 3 bulan lagi, imunitas Shaina harus mandiri. Tapi mama percaya, selama 2 tahun mama berjuang, bisa jadi investasi kesehatan Shaina buat kedepannya. InsyaAllah <img src='http://baby.nirwannisa.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>3 bulan lagi. Semoga masih bisa provide ASI buat Shaina sampe 3 bulan lagi. Semoga <img src='http://baby.nirwannisa.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<img src="http://baby.nirwannisa.com/?ak_action=api_record_view&id=735&type=feed" alt="" /><div style='display:none' id="post-refEl-735"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://baby.nirwannisa.com/2009/11/3bln-jelang-stop-as/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Susu Oplosan..</title>
		<link>http://baby.nirwannisa.com/2009/04/susu-oplosan/</link>
		<comments>http://baby.nirwannisa.com/2009/04/susu-oplosan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2009 13:10:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cicha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan]]></category>
		<category><![CDATA[Seputar ASI]]></category>
		<category><![CDATA[Ulasan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://baby.nirwannisa.com/?p=341</guid>
		<description><![CDATA[
Berat badan Shaina sekarang 10,6kg. Aah.. menyentuh angka 10 juga akhirnya   Padahal waktu sakit batuk hebat kemaren, beratnya sempet turun jadi 9,1kg saja.
Gak heran juga sih, karena lepas sakit kemarin Shaina makannya luar biasa, minum susunya juga luar biasa. Soal susu, ASIP mama sempet kejar-kejaran sama kebutuhan susunya Shaina. Gimana engga, tiba-tiba kuantitas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><a href="http://baby.nirwannisa.com/wp-content/uploads/2009/04/shainalovesmilks.jpg" title="Shaina loves milk"><img src="http://baby.nirwannisa.com/wp-content/uploads/2009/04/shainalovesmilks.jpg" alt="Shaina loves milk" /></a></p>
<p>Berat badan Shaina sekarang 10,6kg. Aah.. menyentuh angka 10 juga akhirnya <img src='http://baby.nirwannisa.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Padahal waktu sakit batuk hebat kemaren, beratnya sempet turun jadi 9,1kg saja.</p>
<p>Gak heran juga sih, karena <a href="http://baby.nirwannisa.com/?p=314">lepas sakit kemarin</a> Shaina makannya luar biasa, minum susunya juga luar biasa. Soal susu, ASIP mama sempet kejar-kejaran sama kebutuhan susunya Shaina. Gimana engga, tiba-tiba kuantitas sekali nyusu Shaina naik jadi 180-200cc sekali minum. Padahal sebelumnya 140cc aja sudah cukup.</p>
<p>Waduh, mama sekali mompa aja sekarang sekitar 150cc standarnya (bisa kurang sedikit atau lebih sedikit). Kalau pagi memang masih sekitar 240cc, tapi kan dibagi 2 botol 120cc. Alhasil sempet beberapa hari kalau sesi nyusu Shaina marah-marah saat dotnya dicabut.</p>
<p>&#8220;Shusshuuu!!&#8221; teriak Shaina sambil nunjuk-nunjuk botol yang udah kosong. Kadang sampe nangis ngerengek minta susu lagi. Kadang, botol yang udah kosong itu dia ambil terus dia sedot lagi (padahal udah gak ada isinya). Mama sampe sedih banget ngeliatnya <img src='http://baby.nirwannisa.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Buru-buru ngangetin ASIp dari botol lain, tapi Shaina udah keburu marah. Alhasil, ASIP yang diangetin kedua kalinya kebuang gara-gara Shaina udah keburu ilfil terus tidur selama 2-3 jam. Dibuang deh <img src='http://baby.nirwannisa.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  huhuhu..</p>
<p>Aduh gimana ini. Awal-awal, mama sesuaikan kuantitas dengan nambah ASIP dengan uht sampe akhirnya mama tau, standar kuantitas Shaina naik jadi 180-210cc. Tapi Shaina gak berapa napsu. Aneh kali ya rasanya. Mama juga gak terlalu setuju, karena mama gak mau Shaina nanti jadinya selalu minta UHTnya masuk botol. Dia kan udah ngerti banget, gak bisa diboongin lagi.</p>
<p>Akhirnya apa solusinya? Buat mama akhirnya memutuskan susu formula sebagai solusinya. Ini memang salah satu bentuk &#8216;kekeras-kepala&#8217;an mama soal prinsip tentang botol&amp;dot&#8217;. Toh anak mama udah setahun lebih kok <img src='http://baby.nirwannisa.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Yang penting ASI jalan terus. UHT juga jalan.</p>
<p>Ya, akhirnya udah sebulan Shaina kenalana sama rasa susu formula. <span id="more-341"></span>Minumnyapun mama campur sama ASIP karena prinsip mama, yang boleh diminum dari dot HANYA ASIP aja. Yang lainnya cuma boleh di gelas terus dicemplungin sedotan, atau di mag-mag. Botol? No airputih, no jus-jusan, no UHT, just ASIP. Tapi kali ini, udah tambah ASIP + formula, dioplos istilahnya.</p>
<p><strong>1. Kok gak UHT aja?</strong><br />
soalnya, mama ngga mau nanti Shaina lama-lama ngga mau minum UHT dari dusnya langsung, minta dimasukkin botol. Akhirnya keenakan ngedot sampe gede. A big no no. Niatnya, kalau udah 2 tahun mau disapih total dari botol. InsyaAllah.<br />
<strong><br />
2. Kenapa ngga dicampur ASIP lain botol aja?</strong><br />
Pikir-pikir tadinya mau begitu. Tapi.. mama takut &#8216;merusak&#8217; ASIP yang lain, demi ASIP yang akan dikonsumsi. ASIP itu kan lemaknya naik diatas. Kalau misalnya diintervensi untuk dituang ke botol lain, sisanya yang udah keintervensi itu takutnya rusak. Dulu soalnya pernah begitu.Â  Waktu Shaina masih bayi pernah nyobain gini.. alhasil botol yang diintervensi ASIPnya jadi rada bau susunya.</p>
<p><strong>3. Emang boleh ASIP dioplos Susu formula?</strong><br />
Kalau logika mama, dulu aja waktu awal MPASI, segala makanan dicampurnya sama ASIP. Dari pure-purean, sayur-sayuran sampe buah-buahan. Itu aja gak papa kok. So kenapa gak boleh? Kalau ada yang tau kenapa gak boleh serta lengkap dengan jawaban ilmiahnya, mama sangat senang untuk menerima infonya <img src='http://baby.nirwannisa.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Jadi, susu formula itu tugasnya cuma memback up kuantitas ASIP mama. Kalau misalnya lagi rejeki sekali mompa bisa dapet 170an, berarti gak dioplos sufor. Tapi giliran apess mompa cuma dapet 120an ato bahkan cuma 100cc, mau gak mau dioplos sufor.</p>
<p>Mama sendiri <strong>hasil mompa seharian saat Shaina 14 bulan</strong> ini masih sbb:<br />
Pagi = 220-260cc (dibagi 2 botol jadi 110-110 atau 130-130)<br />
Sore = 120 &#8211; 160cc<br />
Malem = 140 &#8211; 170cc</p>
<p>Sementara jadwal nyusunya Shaina : Pagi (bangun tidur) 150-180cc, Siang (abis makan siang) 180-200cc, Sore (abis bangun tidur siang) susu botol 160-180cc / susu UHT sehabisnya (madu 125ml/plain 200ml), Malem (abis makan malem) 180-200cc. Kadang kalau tidurnya malem banget, bisa nambah satu sesi nyusu sekitar 150cc-an.</p>
<p>Sufor yang dicobain apa aja? pertama, Nan Ha2. Gak tau kenapa waktu itu setelah minum oplosan Nan HA2, Shaina langsung muntah. Kedua kali dicobain, non oplosan (penasaran aja) bener, huek2. Ok, Shaina gak doyan.</p>
<p>Sufor kedua, Anmum Essential. Ini aman-aman aja. Kulitnya gak masalah (gak alergi), Shaina juga enjoy-enjoy aja, cenderung doyan. Gak terlalu ngeliatin penolakan atau gimana. Tapii.. masalahnya, pupnya jadi keras.</p>
<p>Yang ke3 dan mungkin terakhir, Nutrilon Royal 3. Baca-baca disana-sini katanya susu NR ini emang bikin pup anak gak bermasalah, cenderung lembek. Ehh, ternyata bener, pupnya bagus. Tapi keliatannya, Shaina lebih enjoy minum oplosan Anmum dari NR3. Biasanya kalau dioplos NR3 kadang suka nyisa. Soal ke kulit, oke gak ada tanda alergi.</p>
<p>Jadi, naik BB itu berkaitan gak sih sama oplosan sufor? waduh ngga tau juga sih. Tapi sufornya juga gak seberapa kok. Masih 70:30 &#8211; ASIP:Sufor. Ini aja kaleng 400gram bentar lagi bakal dibuang karena udah lewat masa expirednya (udah ampir sebulan. Kalo NR malah cuma 2 minggu).</p>
<p>Mama rasa sih gak hanya urusan susu. Tapi nafsu makan yang kembali menggila saat baru-baru sembuh juga pastinya ikut andil. Sekarang sih nafsu makannya standar, gak gila-gila banget lah kayak waktu 2 minggu yang lalu saat batuknya bener-bener hilang. Lumayan lama juga tuh batuk, ampir 3 minggu dari pertama kena <img src='http://baby.nirwannisa.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>TAPII&#8230; setelah BBnya kembali (udah 5 harian ini), kuantitas nyusunya jadi balik normal, sekitar 150-160an sekali minum. Kalo malem sebelum bobo memang kadang masih 200cc abis blas. Jadi gak jarang, itu susu kaleng gak kepake juga. Yah, namanya juga backup.</p>
<p>Begitulah update-an mama kali ini. Makin besar anak mama nyusunya makin banyak, soal ini sih alhamdulillah. Tapi ya beginilah, kuantitas ASIP tetap, demand bertambah karena umurnya. Harus ada solusi toh?</p>
<p><em>Ket gambar : Yang kiri, Shaina nyusu ASIP dari dot (umur 13 bulan), Yang kanan mimik UHT Ultra rasa Madu 125ml (foto terbaru, hari ini)</em></p>
<img src="http://baby.nirwannisa.com/?ak_action=api_record_view&id=341&type=feed" alt="" /><div style='display:none' id="post-refEl-341"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://baby.nirwannisa.com/2009/04/susu-oplosan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pipi doang, Ukuran Diaper &amp; ASI Mama</title>
		<link>http://baby.nirwannisa.com/2009/03/pipi-doang-ukuran-diaper-asi-mama/</link>
		<comments>http://baby.nirwannisa.com/2009/03/pipi-doang-ukuran-diaper-asi-mama/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2009 07:12:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cicha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Baby Shaina]]></category>
		<category><![CDATA[Catatan]]></category>
		<category><![CDATA[Seputar ASI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://baby.nirwannisa.com/?p=311</guid>
		<description><![CDATA[Mau update dikit ah  
Kemaren Shaina lagi anteng diem duduk manis di kursi makannya. Mama ngeliatnya gemes, mana itu pipi ngegelambir merah merona lagi (keseruan karena sebelomnya abis makan sup anget-anget).
Iseng-iseng mama foto pake hp dari jarak deket. Jadinya kayak gini :


Laaaaaaaahh kok pipi semua naak? hihi.
Mama kasih liat papa, dia ketawa. Tapi papa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mau update dikit ah <img src='http://baby.nirwannisa.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kemaren Shaina lagi anteng diem duduk manis di kursi makannya. Mama ngeliatnya gemes, mana itu pipi ngegelambir merah merona lagi (keseruan karena sebelomnya abis makan sup anget-anget).</p>
<p>Iseng-iseng mama foto pake hp dari jarak deket. Jadinya kayak gini :</p>
<p><a href="http://baby.nirwannisa.com/wp-content/uploads/2009/03/pipidoang.jpg" title="Shaina pipi doang :)"></a></p>
<p style="text-align: center"><a href="http://baby.nirwannisa.com/wp-content/uploads/2009/03/pipidoang.jpg" title="Shaina pipi doang :)"><img src="http://baby.nirwannisa.com/wp-content/uploads/2009/03/pipidoang.jpg" alt="Shaina pipi doang :)" /></a></p>
<p>Laaaaaaaahh kok pipi semua naak? hihi.</p>
<p>Mama kasih liat papa, dia ketawa. Tapi papa bilang, mukanya &#8216;kesian&#8217;. Mama bilang, mau mama jadiin icon sama profile pic Facebook ah, abis lucuuuuu (menurut mama lho ya <img src='http://baby.nirwannisa.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  ). Tapi kata papa (setengah bercanda), &#8220;jangan dong mom, kasian Shaina&#8221;. Haha.. si papa ini kok berlebihan banget. Kasian Shaina kenapa? Buat mama sih lucu, bukan untuk ngejelekkin anak mama kok, iya kan?? hehe</p>
<p>Oke. Next update!</p>
<p><strong>&#8211; Mulai seminggu lalu Shaina udah pake diaper size L &#8211;<br />
</strong></p>
<p>Awalnya karena curiga, kok ini Fitti bocor parah bleber sampe rembes pipisnya. Eh, ternyata hal yang sama terjadi sama si Mamy Poko pantsnya juga. &#8220;Wah, tanda-tanda harus ganti size diaper nih,&#8221; batin mama. <span id="more-311"></span></p>
<p>Tapi kita belom tau nih berat badan Shaina berapa. Karena kita gak punya timbangan digital, dan terakhir ke dokter ya pas imunisasi campak itu (3 setengah bulan lalu). Terakhir nimbang 8,25kg.</p>
<p>Yang pasti, kalau Fitti L itu untuk anak dengan BB : 10 &#8211; 14kg. Kalau Mamy Poko Pants untuk anak dengan BB 9 &#8211; 14kg. Setelah ganti size diaper, udah gak bocor2 lagi deh. Nah.. bener kan? kalau mulai bocor2 yang biasanya gak pernah, bisa jadi tanda-tanda kudu ganti size diaper tuh <img src='http://baby.nirwannisa.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>&#8211; Seputar ASI &#8211;<br />
</strong></p>
<p>Mama masih mompa sampe detik ini insyaAllah terus sampe Shaina 24 bulan. Jadwal mompa tapi mulai kacau nih <img src='http://baby.nirwannisa.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  Biasa paling engga sehari 3x, kadang karena pergi2 dsb jadi cuma 2x sehari. Awalnya gara2 mba Jum cuti kemaren tuh.. mama samasekali gak bisa ada waktu untuk mompa sore, jadinya cuma dapet 2x mompa.</p>
<p>Hasilnya?<br />
Pompa pagi dapet 180cc (kalau lagi apes, kecapean, mau mens, gak terlalu fit) &#8211; 240cc (standarnya segini).<br />
Pompa sore dapet sekitar 110 &#8211; 150cc<br />
Pompa malem dapet sekitar 140 &#8211; 160cc</p>
<p>Jadi kalau maksimal, sehari dapet 550cc. Kalau lagi kacau.. mompa 2x pagi sama malem doang, paling banter dapet 400 &#8211; 450cc sehari. Bismillah, berapapun hasilnya, semoga cukup buat Shaina.. sampe umurnya 24 bulan nanti.</p>
<p>Mama sih udah gak terlalu stress dan ngoyo. Kalau memang gak cukup kan ada UHT dan yoghurt yang Shaina konsumsi juga setiap harinya <img src='http://baby.nirwannisa.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Yaudah deh, sekian dulu update dikitnya. Hehe.. masih pengen ketawa liat foto Shaina di atas. Shaina.. kamu lucu yaaa?? (maap narsis wakaka)</p>
<img src="http://baby.nirwannisa.com/?ak_action=api_record_view&id=311&type=feed" alt="" /><div style='display:none' id="post-refEl-311"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://baby.nirwannisa.com/2009/03/pipi-doang-ukuran-diaper-asi-mama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Shaina Mau Nyapih Mama, Nak?</title>
		<link>http://baby.nirwannisa.com/2008/11/shaina-mau-nyapih-mama-nak/</link>
		<comments>http://baby.nirwannisa.com/2008/11/shaina-mau-nyapih-mama-nak/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Nov 2008 03:40:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cicha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Curhat]]></category>
		<category><![CDATA[Seputar ASI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://baby.nirwannisa.com/?p=239</guid>
		<description><![CDATA[Mama lagi feeling blue. Sedih. Rasanya kalau diinget-inget mama pengen nangis. Flash back ke semua yang pernah terjadi.. mama sedih.
Tadi malem mama nangis sambil gendong dan meluk Shaina. Mama tanya sama Shaina, &#8220;Apa Shaina udah ngga mau lagi nenen mama nak? Padahal mama pingin nenenin Shaina sampe kamu 2 tahun, sayang. Mama sedih,&#8221; bisik mama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mama lagi feeling blue. Sedih. Rasanya kalau diinget-inget mama pengen nangis. Flash back ke semua yang pernah terjadi.. mama sedih.</p>
<p>Tadi malem mama nangis sambil gendong dan meluk Shaina. Mama tanya sama Shaina, <em>&#8220;Apa Shaina udah ngga mau lagi nenen mama nak? Padahal mama pingin nenenin Shaina sampe kamu 2 tahun, sayang. Mama sedih,&#8221;</em> bisik mama sambil terisak-isak. Shaina ngeliatin mama dengan mata berbinar, setengah ngantuk, mata merah karena nangis kenceng gara-gara mama tempelin nenen.<br />
<span id="more-239"></span><br />
Seperti yang mama pernah ceritain, tadinya mama emang dilema. Karena waktu itu Shaina sempet <a href="http://baby.nirwannisa.com/?p=216" target="_blank">hobi gigitin nenen mama</a>, akhirnya mama gak mau maksain nenen dan ngerelain Shaina minum ASIP dari botol.</p>
<p>Waktu itu sih pikiran mama, yang penting ASI masuk, bisa ketaker berapa cc (memang alhamdulillah lebih banyak ASI yang diminum) dan bisa dijejelin. Kalau nenen emang dari dulu Shaina ini mood-moodan. Kalau gak mau ya ga bisa dipaksa atau nangis-nangis. Kalau dot, biar dipaksa masih kesedot lah dan ga pake acara nangis-nangis.</p>
<p>Ditambah lagi si mama kan<a href="http://baby.nirwannisa.com/?p=220"> alih profesi jadi full time mom dari working mom</a>. Jadi <a href="http://baby.nirwannisa.com/?p=222">manajemen ASI nya harus menyesuaikan</a>. Mama tetep harus mompa di rumah kan buat tetep mempertahankan kuantitas. Terus manajemen pemberian ASIP nya harus menyesuaikan dengan saat mama masih kerja..</p>
<p>Pikiran mama, <em>&#8220;Ya udah, mama gak boleh egois ngikutin keinginan mama biar Shaina bisa kembali lagi ke polanya seperti bayi. Nenen full tanpa botol.&#8221;</em></p>
<p>Tapi pelan-pelan, mama emang ngeliat gelagat Shaina mulai males nenen. Biasanya malem-malem, jam 1 dan jam 3 pagi, mama angkat untuk nenen, Shaina masih mau. Lancar.</p>
<p>Udah lebih dari 5 hari ini, Shaina tidurnya bablas, walau tengah malem dia gelisah. Biasanya kalau gelisah gini, mama angkat untuk nenenin Shaina mau. Ini udah ngga mau. Mingkem, geleng-geleng. Ditaro memang bobo lagi, tapi gelisah &#8211; maksudnya gak bener-bener terlelap kayak abis nenen tengah malem, bisa mangap bobonya.</p>
<p>Berbarengan sama kejadian ini, nafsu makan Shaina jadi menggila. 1 porsi bisa kurang (sekitar 220cc bubur) masih mangap-mangap. Jadwal makan besar Shaina akhirnya mama tambah jadi 3x makan besar, 1x ngebuah. Semua sesi itu selalu habis blas. Gak susah ngasih makan anak mama ini. Bahkan bisa dibilang, gampang sekali.</p>
<p>Mama mikir, <em>&#8220;Is she starting to wean herself from me in her 9th months of age?</em>&#8221;</p>
<p>Mama lagi down. Mama sendiri belum ikhlas.. setengah hati. Setau mama, di hadits juga dibilangin, proses menyapih itu kan proses musyawarah, antara si anak dan si ibu. Keduanya harus ikhlas.</p>
<p>Biasanya proses menyapih yang berat adalah menyapih si anak dari ibu. Ibunya udah ingin menyapih, tapi anaknya masih minta. Tapi kebalikannya buat mama. Shaina kayaknya udah mulai menunjukkan ingin menyapih dari mama. Ya Allah, susah banget rasanya hati ini ikhlas.</p>
<p>Tengah malam adalah waktu yang mama tunggu-tunggu, yang mama rinduin sepanjang hari. Yaitu, waktunya Shaina nenen mama.</p>
<p>Bila memang bener Shaina mau nyapih, mama harus semangat terus mompanya. Mama kemaren sempet down. Mama mikir, yaudalah,Â  formula formula deh <img src='http://baby.nirwannisa.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  Abis repot banget kalau kita pergi-pergi. Mama harus ngumpet di wc untuk mompa dulu, terus hasil perahannya baru diminum Shaina. <strong>JANGAN DEH. Amit-amit itu pikiran! </strong>Apapun yang terjadi, selama ASI masih menetes dari tubuh mama, itulah hak Shaina yang harus mama berikan. Biar kata mama harus mompa di pinggir tong sampah sekalipun. Bagaimanapun, masih terdapat seonggok cinta dan tulus kasih sayang mama disetiap tetes ASI yang mama keluarkan untuk anak mama ini.</p>
<p align="center"><em>Ya Allah, kuatkan hatiku. Bila anakku mau menyapih dariku, berikan aku kekuatan untuk menerima keinginannya. Berikan aku keikhlasan.</em></p>
<p align="center"><a href="http://baby.nirwannisa.com/wp-content/uploads/2008/11/shainanenen-1.jpg" title="shaina nenen.."><img src="http://baby.nirwannisa.com/wp-content/uploads/2008/11/shainanenen-1.jpg" alt="shaina nenen.." /></a></p>
<p align="center">Mama will miss this precious moment..</p>
<p><em>*Semua ini terjadi karena proses. Semuanya salah pokoknya. Waktu, mindset dan lain sebagainya. Shaina hanya korban dari itu semua*</em></p>
<img src="http://baby.nirwannisa.com/?ak_action=api_record_view&id=239&type=feed" alt="" /><div style='display:none' id="post-refEl-239"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://baby.nirwannisa.com/2008/11/shaina-mau-nyapih-mama-nak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>39</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
